Mengapa kita diuji?

ibu kerja kerasSuatu hari ada seorang ibu yg berkeluh kesah dengan kehidupannya. Menurutnya, dia sudah melakukan ibadah sebagai mana mestinya. Membayar zakat, membantu orang miskin, bersedekah, berzikir siang dan malam, namun pada kenyataannya, cobaan selalu datang dan datang lagi. Masalah datang disetiap jengkal kakinya melangkah.

Hingga pada suatu hari, sang ibu menemui seorang guru untuk mengadukan masalahnya. Sang guru lalu bertanya, wahai ibu yg baik, apakah ibu beribadah hanya untuk menghindari ujian? Sang ibu terhentak kaget, tidak menyangka jika ditanya dengan pertanyaan spt itu.

Dalam surat Al Ankabut ayat 1, Allah berfirman : apakah manusia mengira akan dibiarkan berkata bahwa kami telah beriman sementara mereka tidak akan diuji? Selama manusia hidup, ujian akan selalu menghampiri. Ujian akan datang menghadang. Di dunia ini, ujian adalah bagian dari peningkatan kompetensi. Semakin mahir anda menyelesaikan ujian maka semakin baik nilai kompetensi anda. Semakin baik kompetensi anda, bisa dipastikan semakin baik kehidupan anda. Jadi hadapilah ujian karena itu akan berujung pada peningkatan kualitas hidup kita. Sejatinya, ujian itu untuk mengokoh hati, menguatkan iman.

Beda di dunia dan di akherat. Apa sih yg akan kita dapatkan saat kita bersabar menghadapi ujian dari Allah? Seorang guru saya pernah berkata demikian : bahwa jika Allah mencintai hamba-Nya maka hukuman atas kesalahan yg telah diperbuat akan diberikan pada saat mereka masih hidup agar terbebas dari dosa2 dan dapat melenggang ke surga Allah bersama orang2 yg mereka kasihi.

@erwinsnada | founder snada | service coach | digital costumer management enthusiast | 0818750500 | 7474426F

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *